Skip to main content


TEORI HIERARKIS PIRAMIDAL PANCASILA (PROF. NOTONEGORO)
Mengenai konsep hierarkis piramidal, sumber-sumber yang ada tidak secara eksplisit menggunakan istilah tersebut atau menguraikan struktur penjenjangannya secara filosofis. Namun, sumber-sumber tersebut memaparkan urutan kelima sila Pancasila secara berurutan dan sistematis sebagai satu kesatuan kompas etika dan moral:

 Sila Pertama (Ketuhanan Yang Maha Esa): Berfungsi sebagai landasan spiritual dan moralitas utama yang menanamkan keimanan, kejujuran, serta toleransi.

 Sila Kedua (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab): Menjadi pijakan dalam menghormati martabat manusia, kesetaraan derajat, empati, serta menolak fitnah dan perundungan.

 Sila Ketiga (Persatuan Indonesia): Menitikberatkan pada keutuhan bangsa, solidaritas nasional, dan pengutamaan kepentingan bersama melalui gotong royong.

 Sila Keempat (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan): Menekankan musyawarah mufakat, pengambilan keputusan yang bijaksana, dan demokrasi berbasis fakta.

 Sila Kelima (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia): Menjadi tujuan akhir penerapan nilai Pancasila untuk mewujudkan kesejahteraan bersama, pemerataan akses, serta keadilan bagi seluruh rakyat.

 

Meskipun teori hierarkis piramidal—yaitu konsep bahwa Sila 1 menjiwai Sila 2, 3, 4, dan 5, serta Sila 5 dijiwai oleh sila-sila sebelumnya—tidak diulas secara khusus dalam materi yang ada, kelima sila tersebut disajikan sebagai pedoman nilai yang utuh dan saling melengkapi dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermedia digital.

 

Comments

Popular posts from this blog

STRUKTUR ORGANISASI SMAN 8 KUPANG Tahun Ajar 2026/2027

  Struktur Organisasi SMA Negeri 8 Kupang TA 2026/2027 SMAN 8 KUPANG Struktur Organisasi TA 2026/2027 Bagan Struktur Wali Kelas Lab & Unit Tim Kerja Wakasek Cetak Poster Bagan ...